Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pemerintah Kerek Tarif Royalti Minerba, DPR Dorong Diversifikasi Komoditas

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
26 Mar 2025
187 dibaca
1 menit
Pemerintah Kerek Tarif Royalti Minerba, DPR Dorong Diversifikasi Komoditas

AI summary

Kenaikan royalti komoditas mineral dan batu bara dapat menambah beban bagi pelaku usaha.
Diversifikasi komoditas tambang diperlukan untuk meningkatkan penerimaan negara.
Kenaikan biaya produksi di sektor pertambangan dipengaruhi oleh kebijakan biodiesel dan penurunan harga komoditas.
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, memahami bahwa rencana pemerintah untuk menaikkan tarif royalti komoditas mineral dan batu bara akan menambah beban bagi pelaku usaha di sektor pertambangan. Ia menyoroti bahwa kenaikan royalti nikel akan berdampak signifikan, terutama karena industri nikel sudah terpengaruh oleh berbagai faktor, seperti kebijakan biodiesel B40 yang membuat harga bahan bakar naik. Selain itu, harga nikel di pasar internasional juga sedang turun karena pasokan dari Indonesia yang melimpah.Sugeng mendorong agar ada diversifikasi komoditas tambang, sehingga penerimaan negara tidak hanya bergantung pada nikel dan batu bara. Ia menyarankan agar pemerintah juga memperhatikan komoditas lain seperti tembaga, agar pendapatan negara dari sektor pertambangan bisa lebih beragam dan stabil.

Experts Analysis

Sugeng Suparwoto
Kenaikan royalti harus diperhitungkan dengan cermat agar tidak menambah beban berlebihan pada pelaku usaha pertambangan yang sudah menghadapi tekanan biaya produksi.
Ekonom Pertambangan
Diversifikasi komoditas merupakan solusi jangka panjang yang efektif untuk menjaga stabilitas penerimaan negara dan mengurangi risiko ketergantungan pasar.
Editorial Note
Peningkatan tarif royalti dalam kondisi pasar nikel yang sedang lesu memang berisiko menghambat pertumbuhan industri tambang di Indonesia. Namun, langkah mendorong diversifikasi komoditas adalah strategi cerdas yang perlu didukung agar ekonomi pertambangan menjadi lebih resilient dan tidak terlalu bergantung pada komoditas tertentu.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.