TLDR
Perang dagang AS-China menciptakan peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor. Sektor tekstil dan elektronik menjadi yang paling diuntungkan dari kebijakan tarif AS. Strategi jangka panjang diperlukan untuk memanfaatkan pengalihan rantai pasok global. Eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China memberikan peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor. Menurut studi terbaru, kebijakan tarif AS terhadap produk China dapat meningkatkan ekspor Indonesia hingga US$ 1,69 miliar, terutama di sektor alas kaki, tekstil, elektronik, dan furniture. Hal ini terjadi karena banyak perusahaan mencari alternatif rantai pasok di luar China, dan Indonesia diprediksi menjadi salah satu negara yang diuntungkan.Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya N. Bakrie, menyatakan bahwa perang tarif ini bukan hanya tantangan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat industri dalam negeri dan memperluas pasar ekspor. Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Pahala Mansury, menekankan pentingnya strategi jangka panjang agar Indonesia bisa mendapatkan keuntungan dari pengalihan impor AS, terutama di sektor yang padat karya.