Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Menjaga Masa Depan Energi Indonesia: Rencana Ketenagalistrikan Nasional 2060

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
25 Mar 2025
1323 dibaca
1 menit
Menjaga Masa Depan Energi Indonesia: Rencana Ketenagalistrikan Nasional 2060

TLDR

Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional bertujuan untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060.
PT PLN (Persero) akan menjadi prioritas dalam pembangunan pembangkit listrik di Indonesia.
Proyeksi permintaan tenaga listrik akan meningkat secara signifikan hingga tahun 2060.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah menetapkan Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) yang berlaku hingga tahun 2060. Rencana ini bertujuan untuk mencapai Net Zero Emission, yaitu mengurangi emisi karbon menjadi nol. Dalam rencana ini, diproyeksikan kebutuhan listrik Indonesia akan meningkat dari 539 TWh pada tahun 2025 menjadi 1.813 TWh pada tahun 2060. Permintaan listrik tersebut akan berasal dari berbagai sektor, seperti rumah tangga, industri, dan kendaraan listrik.RUKN juga mencakup pengembangan energi baru dan terbarukan, dengan target 73,6% dari total bauran energi pada tahun 2060. Selain itu, ada rencana untuk membangun infrastruktur kelistrikan yang lebih baik, termasuk interkoneksi antar pulau dan pengembangan pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Investasi yang dibutuhkan untuk mencapai semua ini diperkirakan mencapai lebih dari satu triliun dolar AS hingga tahun 2060.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.