Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pemerintah Percepat Pembangunan PLTN, Target Operasi 2032

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
27 Mar 2025
1188 dibaca
1 menit
Pemerintah Percepat Pembangunan PLTN, Target Operasi 2032

TLDR

Pembangunan PLTN di Indonesia ditargetkan untuk meningkatkan diversifikasi sumber energi listrik.
Investasi yang diperlukan untuk ketenagalistrikan nasional sangat besar, mencapai lebih dari satu triliun dolar AS.
Keselamatan dan keamanan menjadi prioritas utama dalam pengembangan PLTN.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia baru saja mengeluarkan aturan mengenai sistem ketenagalistrikan nasional hingga tahun 2060. Dalam aturan ini, diperkirakan investasi yang dibutuhkan untuk pembangkit dan transmisi listrik mencapai sekitar US$ 1,092 triliun atau sekitar US$ 30,33 miliar per tahun. Salah satu fokus utama adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang akan menggunakan teknologi modern seperti small modular reactor dan pressurized water reactor.PLTN pertama di Indonesia ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2032. Pembangunan PLTN harus memperhatikan keselamatan, keamanan, dan pengelolaan limbah radioaktif. Lokasi pembangunan juga harus aman dari bencana geologi, jauh dari pemukiman padat, dan tidak berada di daerah lumbung pangan. Semua ini harus disetujui oleh badan pengawas tenaga nuklir untuk memastikan keselamatan dan keamanan operasionalnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.