AI summary
Kapasitas listrik di Jawa Timur cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran. PLN telah menyiapkan banyak Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum untuk mendukung pemudik yang menggunakan mobil listrik. Masyarakat diingatkan untuk memeriksa keamanan listrik di rumah sebelum mudik agar terhindar dari masalah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa kapasitas listrik di Jawa Timur mencapai 10 Gigawatt (GW), sementara kebutuhan listrik menjelang Lebaran diperkirakan hanya 4,5 GW. Ini berarti masih ada cadangan listrik sekitar 50%. Bahlil juga memastikan bahwa pasokan energi untuk pembangkit listrik, seperti batubara dan gas, dalam kondisi aman, dengan cadangan bahan bakar di atas 20 hari. Selain itu, Kementerian ESDM telah menyiapkan 3.500 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Indonesia, termasuk 339 di Jawa Timur, untuk mendukung pemudik yang menggunakan mobil listrik.Bahlil mengingatkan masyarakat untuk memeriksa keamanan listrik di rumah sebelum mudik agar tidak terjadi masalah. Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo, menambahkan bahwa pasokan listrik dari Jawa Timur ke Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Barat juga aman, dengan sebagian besar pasokan berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton. Saat Lebaran, beban listrik diperkirakan akan turun menjadi sekitar 3.800 MW, sehingga sistem kelistrikan di Jawa Timur tetap terjaga.
Kesiapan Jawa Timur dalam memenuhi kebutuhan listrik jelang Lebaran menunjukkan adanya manajemen yang baik dalam pengelolaan energi, terutama di tengah peningkatan konsumsi kendaraan listrik. Namun, perlu terus dilakukan peningkatan kapasitas SPKLU agar dapat mengantisipasi lonjakan pengguna kendaraan listrik yang semakin pesat di masa depan.