Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Sepinya Belanja Menjelang Lebaran 2025: Daya Beli Masyarakat Menurun

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
25 Mar 2025
59 dibaca
1 menit
Sepinya Belanja Menjelang Lebaran 2025: Daya Beli Masyarakat Menurun

AI summary

Kondisi daya beli masyarakat menjelang Lebaran 2025 mengalami penurunan.
Pusat perbelanjaan tidak seramai tahun-tahun sebelumnya, menunjukkan perubahan perilaku konsumsi.
Likuiditas di pasar keuangan tetap positif meskipun ada penurunan dalam perputaran uang.
Menjelang Lebaran 2025, pusat-pusat perbelanjaan di Indonesia terlihat sepi, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya ramai. Ekonom dari Bank Mandiri, Agus Santoso, menjelaskan bahwa kondisi ini disebabkan oleh rendahnya daya beli masyarakat. Data menunjukkan bahwa pengeluaran masyarakat hanya tumbuh 1,4% dibandingkan dengan 4,7% pada tahun lalu, yang menunjukkan bahwa orang-orang lebih berhati-hati dalam berbelanja.Agus juga menyebutkan beberapa faktor yang menyebabkan fenomena ini, seperti penurunan jumlah orang yang mudik dan mobilitas masyarakat yang menurun. Meskipun daya beli masyarakat lemah, Agus menegaskan bahwa likuiditas di pasar keuangan masih baik, artinya uang yang tersedia di masyarakat tetap ada dan tumbuh positif.

Experts Analysis

Agus Santoso
Konsumsi masyarakat di periode saat ini cenderung defensif karena penurunan mobilitas dan jumlah pemudik, bukan karena likuiditas pasar yang sempit.
Editorial Note
Fenomena penurunan konsumsi ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat sangat dipengaruhi oleh faktor mobilitas dan keyakinan ekonomi, bukan hanya likuiditas pasar. Jika kondisi ini tidak segera diperbaiki, tekanan terhadap sektor ritel dan pariwisata bisa meningkat dan memperlambat pemulihan ekonomi secara keseluruhan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.