Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2025 Diproyeksikan Tumbuh Sekitar 5%
Bisnis
Ekonomi Makro
25 Mar 2025
147 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan hanya mencapai 5% pada kuartal pertama tahun ini.
Lemahnya daya beli masyarakat disebabkan oleh meningkatnya PHK dan perlambatan konsumsi.
Investasi diharapkan menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi meskipun ada tantangan dari konsumsi masyarakat.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan hanya akan mencapai sekitar 5% pada awal tahun ini. Hal ini disebabkan oleh lemahnya daya beli masyarakat, terutama saat Ramadan dan Lebaran, yang dipengaruhi oleh banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK). Data menunjukkan bahwa indeks pengeluaran masyarakat hanya tumbuh 1,4% secara mingguan, jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4,7%. Ekonom Bank Mandiri, Agus Santoso, menyatakan bahwa konsumsi domestik bisa turun sekitar 1,2% di kuartal pertama tahun ini.
Meskipun ada tantangan, Agus tetap optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa didorong oleh investasi, karena likuiditas di pasar keuangan masih baik. Ia memperkirakan bahwa setelah periode Ramadan dan Lebaran, konsumsi masyarakat akan kembali normal, dan pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua tahun ini bisa tetap stabil di kisaran 4,9% hingga 5%. Faktor investasi diharapkan menjadi pendorong utama untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil sepanjang tahun.
Analisis Ahli
Boediono
Penurunan konsumsi memang menjadi perhatian utama, namun stimulus dari investasi dan kebijakan fiskal yang tepat dapat menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil.Sri Mulyani
Fokus pada likuiditas yang sehat sangat penting untuk memastikan aliran dana ke sektor riil, sehingga ekonomi dapat kembali pulih dengan baik.

