Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ekonomi Mudik Ramadan 2025 Lesu, Perputaran Uang Diprediksi Turun Drastis

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (12mo ago) macro-economics (12mo ago)
26 Mar 2025
98 dibaca
1 menit
Ekonomi Mudik Ramadan 2025 Lesu, Perputaran Uang Diprediksi Turun Drastis

Rangkuman 15 Detik

Perputaran uang selama Lebaran 2025 diprediksi akan menurun akibat penurunan jumlah pemudik.
Kondisi ekonomi yang sulit dan PHK yang meningkat berdampak negatif pada daya beli masyarakat.
Konsumsi masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran 2025 menunjukkan tren defensif, dengan penurunan signifikan dalam pengeluaran.
Momentum Ramadan dan Hari Raya Idulfitri di Indonesia biasanya menjadi waktu yang penting untuk perekonomian, tetapi pada tahun 2025, diperkirakan akan ada penurunan dalam perputaran uang. Jumlah pemudik diprediksi hanya mencapai 146,48 juta orang, turun 24% dibandingkan tahun lalu. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti banyaknya orang yang tidak mudik karena libur Natal dan Tahun Baru yang berdekatan, kondisi ekonomi yang membuat masyarakat lebih hemat, serta meningkatnya jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mengurangi daya beli masyarakat. Selain itu, data menunjukkan bahwa impor barang konsumsi juga menurun, dan pusat perbelanjaan tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Ekonom memperkirakan bahwa konsumsi masyarakat selama Lebaran 2025 akan lebih defensif, yang berarti orang-orang cenderung tidak berbelanja banyak. Semua faktor ini menunjukkan bahwa Ramadan dan Lebaran tahun ini mungkin tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, dan perputaran uang di masyarakat akan lebih lambat.

Analisis Ahli

Agus Santoso
Konsumsi masyarakat di Lebaran tahun ini cenderung defensif dan perputaran uang melambat karena penurunan jumlah pemudik dan mobilitas yang rendah.
Sarman Simanjorang
Penurunan pemudik disebabkan oleh libur Nataru dan Lebaran yang berdekatan, kondisi ekonomi yang mengharuskan masyarakat menabung, tingginya PHK, serta penurunan daya beli dan faktor cuaca.