Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Komisi VI DPR Desak Perjelas Pelaksanaan DMO untuk Atasi Masalah Minyak Goreng

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
24 Mar 2025
196 dibaca
1 menit
Komisi VI DPR Desak Perjelas Pelaksanaan DMO untuk Atasi Masalah Minyak Goreng

AI summary

Ketersediaan minyak goreng di Indonesia masih menjadi masalah yang berulang.
Pelaksanaan Domestic Market Obligation (DMO) perlu diperjelas untuk meningkatkan distribusi.
Dukungan dari DPR RI dan Kementerian Perdagangan sangat penting untuk menyelesaikan masalah ini.
Pada tanggal 24 Mei 2025, Komisi VI DPR RI mengadakan rapat dengan ID Food untuk membahas masalah ketersediaan minyak goreng yang selalu muncul setiap tahun. Wakil Ketua Komisi VI, Nurdin Halid, menekankan pentingnya minyak goreng sebagai produk yang vital bagi negara. Direktur Utama ID Food, Ghimoyo, menjelaskan bahwa salah satu masalah utama adalah pelaksanaan Domestic Market Obligation (DMO) yang belum jelas, terutama mengenai kuantitas dan distribusinya.Ghimoyo menyatakan bahwa ID Food berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini agar minyak goreng dapat tersedia dan didistribusikan dengan baik kepada masyarakat. Ia juga meminta dukungan dari DPR RI untuk mendorong Kementerian Perdagangan agar membuat pelaksanaan DMO lebih jelas, sehingga distribusi minyak goreng dapat dilakukan tepat waktu dan sesuai kebutuhan.

Experts Analysis

Fahmi Idris (Mantan Menteri Perindustrian Indonesia)
Pelaksanaan DMO harus diatur secara konkret dengan kuantitas dan alokasi jelas agar tidak terjadi tumpang tindih dan monopoli distribusi yang merugikan konsumen.
Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan Indonesia)
Pemerintah perlu memastikan kebijakan DMO selaras dengan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok untuk mengurangi tekanan inflasi terutama di sektor pangan seperti minyak goreng.
Editorial Note
Ketidakjelasan dalam pelaksanaan DMO selama ini menunjukkan lemahnya sinkronisasi antara kebijakan pemerintah dan pelaku industri. Tanpa peran aktif DPR dan Kementerian Perdagangan yang lebih tegas, persoalan distribusi minyak goreng sulit diatasi secara permanen meskipun ada komitmen dari perusahaan seperti ID Food.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.