Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pengusaha Warteg Minta Ormas Jangan Meminta THR Jelang Lebaran

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
24 Mar 2025
225 dibaca
1 menit
Pengusaha Warteg Minta Ormas Jangan Meminta THR Jelang Lebaran

AI summary

Pengusaha warteg menghadapi kesulitan ekonomi dan berharap ormas tidak meminta THR.
Permintaan THR dari banyak ormas menambah beban finansial bagi pengusaha.
Mukroni dan Nurjaman menyuarakan pentingnya penolakan yang sopan terhadap permintaan THR.
Para pengusaha warung tegal (warteg) berharap agar organisasi masyarakat (ormas) tidak meminta Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran. Mukroni, Ketua Koordinator Warteg Nusantara, mengatakan bahwa kondisi warteg saat ini sulit karena daya beli masyarakat menurun. Jika ada ormas yang meminta THR, mereka akan menolak dengan sopan agar tidak menimbulkan masalah.Wakil Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jakarta, Nurjaman, juga mengungkapkan bahwa banyak ormas yang meminta THR, sehingga membuat beban finansial pengusaha semakin berat. Mereka harus membagi dana yang ada untuk berbagai pihak, dan hal ini membuat keuntungan yang didapat semakin sedikit.

Experts Analysis

Mukroni
Menggambarkan realita lesunya usaha warteg dan pentingnya ormas memahami situasi ini untuk menghindari konflik.
Nurjaman
Menekankan bahwa banyaknya ormas yang meminta THR membuat distribusi dana usaha semakin terpecah dan memberatkan pelaku usaha.
Editorial Note
Menuntut THR di saat ekonomi pelaku usaha kecil melemah adalah tindakan yang kontraproduktif dan bisa memperburuk situasi sosial ekonomi. Sebaiknya ormas lebih peka terhadap kondisi pelaku usaha dan mencari cara lain untuk mendapat dukungan tanpa memberatkan mereka secara financial.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.