TLDR
Penjualan ritel menjelang Lebaran tahun ini masih di bawah target. Subsektor food and beverage menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan sektor fashion. Daya beli masyarakat diperkirakan melemah akibat kondisi ekonomi yang tidak menentu. Penjualan ritel di mal menjelang Lebaran tahun ini belum mencapai target yang diharapkan. Ketua Umum Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia, Budihardjo Iduansjah, mengatakan bahwa seharusnya penjualan sudah mencapai 60% dari target 100%, tetapi saat ini baru mencapai 40%. Ia berharap penjualan akan meningkat menjelang akhir Ramadan, terutama setelah masyarakat menerima tunjangan hari raya (THR).Subsektor yang paling laris saat ini adalah makanan dan minuman (FnB), sementara sektor fashion masih lesu. Budihardjo menyebutkan bahwa penurunan ini mungkin disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarakat, tetapi ia tidak bisa memastikan penyebab pastinya. Banyak orang mungkin menahan belanja karena merasa situasi ekonomi sedang sulit.