Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rupiah Melemah Tipis Dipicu Ketegangan Geopolitik Dan Data Ekonomi AS Lesu

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
21 Mar 2025
1067 dibaca
1 menit
Rupiah Melemah Tipis Dipicu Ketegangan Geopolitik Dan Data Ekonomi AS Lesu

TLDR

Nilai tukar rupiah mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal.
Ketegangan geopolitik dan kondisi ekonomi AS berkontribusi pada pelemahan rupiah.
Data peredaran uang M2 menjadi indikator penting bagi pelaku pasar menjelang bulan Ramadhan.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah sedikit pada awal perdagangan hari ini, Jumat (21/3/2025), menjadi Rp16.485 per US$1. Sebelumnya, rupiah sempat menguat pada hari Kamis (20/3/2025) di posisi Rp16.470 per US$1 setelah mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut. Pelemahan ini dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Rusia-Ukraina, serta kondisi ekonomi AS yang kurang baik.Di AS, Bank Sentral (The Fed) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 1,7% dari sebelumnya 2,1%. Selain itu, jumlah klaim pengangguran di AS juga meningkat, meskipun pasar tenaga kerja masih dianggap kuat. Di Indonesia, pelaku pasar menunggu data peredaran uang yang diperkirakan akan meningkat menjelang bulan Ramadhan. Pada Januari 2025, peredaran uang M2 tercatat tumbuh 5,9% dibandingkan tahun lalu.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.