TLDR
Nilai tukar rupiah tertekan akibat gejolak eksternal dan ketegangan politik. Serangan drone Ukraina terhadap pangkalan udara Rusia menunjukkan eskalasi konflik. Pasar tenaga kerja AS tetap kuat meskipun ada tantangan ekonomi. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan pada Jumat, 21 Maret 2025, dengan posisi Rp16.495 per dolar, melemah 0,15%. Dalam seminggu, rupiah tertekan sebesar 0,92%. Penyebab utama penurunan ini adalah kondisi politik di luar negeri, terutama setelah serangan drone Ukraina yang menghantam pangkalan udara penting Rusia, yang menyebabkan kerusakan besar.Di sisi lain, pasar tenaga kerja di AS menunjukkan kekuatan, dengan jumlah klaim pengangguran awal meningkat sedikit, tetapi tetap berada di tingkat yang rendah. Hal ini membuat nilai indeks dolar AS (DXY) naik, yang berkontribusi pada tekanan terhadap rupiah. Dengan kondisi ini, nilai tukar rupiah cenderung melemah dibandingkan dolar AS.