Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rupiah Terpuruk, Kebijakan AS Dan Kebutuhan Valas Dalam Negeri Jadi Pemicu

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
25 Mar 2025
1288 dibaca
1 menit
Rupiah Terpuruk, Kebijakan AS Dan Kebutuhan Valas Dalam Negeri Jadi Pemicu

TLDR

Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh faktor global dan domestik.
Kebijakan perdagangan AS dapat berdampak signifikan pada nilai tukar mata uang lain.
Kebutuhan dolar AS di dalam negeri meningkat karena berbagai faktor ekonomi.
Pada 25 Maret 2025, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan sebesar 0,51%, mencapai Rp16.635 per dolar. Penurunan ini disebabkan oleh faktor eksternal dan dalam negeri. Salah satu faktor eksternal adalah rencana Presiden AS, Donald Trump, untuk memberlakukan tarif perdagangan baru yang dapat mempengaruhi negara lain. Selain itu, Bank Sentral AS, Federal Reserve, mungkin akan mengambil langkah hawkish terkait inflasi dan ekonomi, yang membuat dolar AS semakin kuat.Di dalam negeri, kebutuhan dolar AS juga meningkat, terutama untuk pembayaran dividen dan utang. Hal ini menyebabkan permintaan dolar tinggi, yang turut berkontribusi pada pelemahan nilai tukar rupiah. Menurut Direktur Bank Indonesia, situasi global yang tidak pasti dan kebutuhan valas dari perusahaan juga mempengaruhi nilai tukar rupiah saat ini.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.