Optimisme Pasar Modal Indonesia di Tengah Tantangan Global dan Perlambatan Ekonomi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
21 Mar 2025
49 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pasar modal Indonesia menghadapi tantangan dari perlambatan ekonomi dan kebijakan global.
Meskipun ada tantangan, beberapa emiten berhasil mencatatkan kinerja baik dan membagikan dividen.
Acara Capital Market Forum 2025 bertujuan untuk memberikan wawasan dan strategi investasi di tengah ketidakpastian.
Pasar modal Indonesia di awal tahun 2025 menghadapi berbagai tantangan, seperti perlambatan ekonomi, banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK), dan dampak dari kembalinya Donald Trump berkuasa yang bisa memicu ketidakpastian global dan perang dagang. Meskipun demikian, beberapa perusahaan di Bursa Efek Indonesia masih menunjukkan kinerja yang baik dan siap membagikan dividen. Selain itu, investor asing juga mulai berinvestasi di Surat Berharga Negara (SBN) Indonesia.
Untuk membahas peluang dan strategi di pasar modal Indonesia di tengah situasi ini, CNBC Indonesia akan mengadakan Capital Market Forum pada 21 Maret 2025. Acara ini akan menghadirkan berbagai pembicara penting, termasuk pejabat dari OJK dan para ahli investasi, yang akan berbagi wawasan tentang cara mendapatkan keuntungan di pasar modal. Acara ini bisa disaksikan secara langsung di CNBC Indonesia TV dan streaming online.
Analisis Ahli
Inarno Djajadi
Menekankan pentingnya pengawasan ketat dan regulasi pasar modal untuk menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian global.Hanif Mantiq
Strategi diversifikasi dan fokus pada emiten yang resilient menjadi kunci mendulang keuntungan di pasar modal saat ini.Herman Tjahjadi
Manajemen risiko yang matang harus diterapkan untuk menghadapi fluktuasi pasar yang dipicu oleh faktor eksternal dan ekonomi domestik.Prama Nugraha
Sinergi antara pemerintah, regulator, dan pelaku pasar diperlukan untuk mendukung optimisme pasar modal.Fauzi Ichsan
Kebijakan fiskal dan moneter yang adaptif akan membantu menahan tekanan di pasar modal dan mendorong pemulihan.Rudy Utomo
Peluang investasi di sektor yang kuat fundamentalnya masih terbuka lebar meski pasar tengah bergejolak.

