AI summary
IHSG mengalami fluktuasi yang signifikan pada awal perdagangan. Pembagian THR diharapkan dapat mendukung perekonomian menjelang Lebaran. Musim RUPS menjadi momen penting bagi investor untuk menantikan dividen dari emiten. Pada perdagangan Jumat, 21 Maret 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan fluktuasi, awalnya menguat lalu turun 0,13% menjadi 6.373,67. Total transaksi mencapai Rp 982 miliar dengan 127 saham menguat, 149 saham turun, dan 199 stagnan. Sektor teknologi menjadi satu-satunya yang menguat, didorong oleh kenaikan saham DCII. Pelaku pasar masih menunggu informasi penting dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang sedang berlangsung, terutama terkait pembagian dividen.Di sisi lain, menjelang Lebaran, pemerintah mengingatkan perusahaan untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja paling lambat H-7 sebelum hari raya. Kementerian Keuangan juga telah mencairkan anggaran THR untuk aparatur sipil negara sebesar Rp 26,46 triliun, yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian. Selain itu, data inflasi Jepang dan klaim pengangguran di Amerika Serikat juga menjadi perhatian pasar, sementara peredaran uang di Indonesia diperkirakan akan meningkat menjelang bulan Ramadan.
Kondisi pasar yang tidak menentu ini mencerminkan masih lemahnya kepercayaan investor akibat ketidakpastian global dan belum adanya katalis lokal yang kuat. Fokus investor pada RUPS dan dividen menunjukkan mereka mencari kepastian nilai dan keuntungan langsung di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif.