Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bank BTN Kaji Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Saham Undervalue

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
banking-and-financial-services (1y ago) banking-and-financial-services (1y ago)
20 Mar 2025
246 dibaca
1 menit
Bank BTN Kaji Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Saham Undervalue

Rangkuman 15 Detik

PT Bank Tabungan Negara mempertimbangkan buyback saham untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham.
OJK memberikan kebijakan yang memudahkan perusahaan melakukan buyback tanpa RUPS.
Saham BBTN dianggap undervalue dibandingkan dengan bank BUMN lainnya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) sedang mempertimbangkan untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) karena harga sahamnya dianggap tidak mencerminkan kinerja dan prospek bisnis yang baik. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan kebijakan yang memungkinkan perusahaan melakukan buyback tanpa perlu rapat umum pemegang saham. Beberapa bank BUMN lainnya, seperti PT Bank Negara Indonesia (BNI) dan PT Bank Mandiri, juga bersiap untuk melakukan buyback dengan dana yang cukup besar. Direktur Keuangan BTN, Nofry Rony Poetra, mengatakan bahwa mereka ingin meningkatkan nilai bagi pemegang saham. Saat ini, rasio harga saham BTN menunjukkan bahwa sahamnya undervalue, atau lebih murah dibandingkan dengan bank-bank besar lainnya. Menurut analis, buyback dapat memberikan dampak positif pada harga saham karena meningkatkan permintaan dan menunjukkan keyakinan manajemen terhadap masa depan perusahaan.

Analisis Ahli

Marolop Alfred Nainggolan
Buyback saham merupakan aksi korporasi yang memberikan sentimen positif terhadap harga saham karena dapat meningkatkan permintaan dan mengurangi saham beredar sehingga meningkatkan EPS.