Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

BNI Sepakati Buyback Rp1,5 Triliun untuk Stabilkan Harga Saham

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
banking-and-financial-services (12mo ago) banking-and-financial-services (12mo ago)
26 Mar 2025
205 dibaca
1 menit
BNI Sepakati Buyback Rp1,5 Triliun untuk Stabilkan Harga Saham

Rangkuman 15 Detik

BNI melakukan buyback saham untuk mengatasi tekanan pasar dan meningkatkan kepercayaan investor.
Sentimen negatif dari kondisi geopolitik dan makro ekonomi mempengaruhi kinerja saham BBNI.
RUPS BNI menyetujui rencana buyback saham sebagai langkah strategis untuk memperbaiki valuasi saham.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) telah setuju untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback senilai Rp1,5 triliun, yang merupakan maksimum 10% dari total modal disetor. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang berlangsung pada 26 Maret 2025. Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa buyback dilakukan karena harga saham BBNI saat ini dianggap terlalu rendah meskipun kinerja perusahaan masih baik. Saham BBNI mengalami penurunan harga sekitar 25,7% dibandingkan tahun lalu, disebabkan oleh berbagai faktor seperti ketidakstabilan geopolitik dan kondisi ekonomi makro di Indonesia. Buyback ini bertujuan untuk mengurangi tekanan jual di pasar dan menunjukkan kepada investor bahwa harga saham saat ini tidak mencerminkan nilai sebenarnya dari perusahaan. Rencana buyback ini akan dilaksanakan dalam waktu 12 bulan setelah disetujui oleh RUPS.

Analisis Ahli

Analis Saham Senior
Buyback saham oleh BUMN seperti BNI sejak saat ini akan memberikan sinyal kuat kepada pasar bahwa perusahaan memiliki valuasi undervalued, tetapi harus diiringi dengan komunikasi yang jelas agar investor tidak salah tafsir.
Ekonom Makro
Tekanan dari faktor eksternal seperti kebijakan The Fed dan situasi geopolitik menjadi risiko utama yang harus terus diwaspadai, sehingga buyback hanya solusi sementara jika tidak diimbangi dengan perbaikan makro yang berkelanjutan.