Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

BRI Setujui Buyback Saham Rp3 Triliun untuk Program Kepemilikan Pekerja

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
24 Mar 2025
112 dibaca
1 menit
BRI Setujui Buyback Saham Rp3 Triliun untuk Program Kepemilikan Pekerja

AI summary

BRI melaksanakan buyback saham untuk meningkatkan keterlibatan karyawan.
Nilai buyback yang disetujui mencapai Rp3 triliun dan akan digunakan dari kas internal.
Program kepemilikan saham pekerja merupakan bagian dari strategi jangka panjang BRI.
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah setuju untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan total nilai hingga Rp3 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Program buyback ini sudah dilakukan sejak tahun 2015 dan bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dalam kinerja perusahaan. BRI mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh OJK untuk melaksanakan buyback, dan tahun ini mereka berencana untuk melanjutkan program ini dengan rencana buyback 2025.Saham yang dibeli kembali akan digunakan untuk program kepemilikan saham bagi karyawan dan direksi. BRI memastikan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan mengurangi kekayaan bersih perusahaan dan tidak akan berdampak signifikan pada pendapatan dan biaya operasional. Selain itu, jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari total modal yang ditempatkan di perusahaan.

Experts Analysis

Anwar Nasution (Ekonom Senior)
Buyback saham oleh BRI sangat tepat untuk menjaga stabilitas harga saham dan meningkatkan kepercayaan investor, apalagi di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi.
Mira Sutanto (Pengamat Pasar Modal)
Inisiatif ini membantu meningkatkan keterikatan karyawan dengan perusahaan sekaligus menjadi sinyal positif bagi pasar bahwa BRI yakin dengan prospek bisnisnya.
Editorial Note
Pelaksanaan buyback saham BRI ini menunjukkan bahwa perusahaan fokus pada penguatan internal melalui program kepemilikan saham bagi pekerja, sehingga dapat memperkuat loyalitas dan semangat kerja. Meski berdampak sedikit pada aset dan ekuitas, langkah ini strategis karena meminimalisasi dampak negatif terhadap kesehatan finansial perusahaan sambil memperkuat nilai saham jangka panjang.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.