AI summary
Misi Starliner mengalami penundaan yang signifikan akibat masalah teknis. Keterlibatan politik antara dua pemerintahan AS mempengaruhi keputusan terkait misi luar angkasa. Astronot memiliki pelatihan untuk menghadapi situasi darurat dan tinggal lebih lama di luar angkasa. Empat astronaut berhasil mendarat di laut Florida pada pukul 5:57 sore EDT setelah menjalani misi yang tidak terduga. Sunita Lyn "Suni" Williams dan Barry Eugene "Butch" Wilmore diluncurkan pada 5 Juni 2024 untuk menguji Starliner, pesawat luar angkasa dari Boeing. Meskipun mereka hanya merencanakan tinggal selama dua minggu di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), masalah teknis membuat mereka terpaksa tinggal lebih lama. Setelah menunggu beberapa bulan, mereka akhirnya bisa kembali ke Bumi dengan misi SpaceX yang diluncurkan pada 28 September 2024.Kembalinya mereka menjadi isu politik antara pemerintahan Presiden Joe Biden dan Donald Trump. Elon Musk, pemilik SpaceX, mengklaim bahwa pemerintahan Biden telah meninggalkan astronaut tersebut. Namun, setelah Trump dilantik, ia meminta Musk untuk segera membawa mereka pulang. Akhirnya, Williams dan Wilmore berhasil kembali ke Bumi setelah menghabiskan 286 hari di luar angkasa, melakukan 4.576 orbit di sekitar Bumi, dan menjalankan berbagai eksperimen penting di ISS.
Insiden ini menyoroti betapa rumit dan saling terkaitnya kebijakan politik dan teknologi dalam eksplorasi luar angkasa. NASA perlu memperkuat protokol kesiapsiagaan dan komunikasi dengan mitra swasta agar keselamatan astronaut selalu terjamin tanpa harus terjebak dalam dinamika politik yang merugikan.