Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Proyeksi Imbal Hasil Obligasi Indonesia Turun ke 6,5% di Tahun 2025

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (1y ago) investment-and-capital-markets (1y ago)
19 Mar 2025
54 dibaca
1 menit
Proyeksi Imbal Hasil Obligasi Indonesia Turun ke 6,5% di Tahun 2025

Rangkuman 15 Detik

Imbal hasil obligasi Indonesia diperkirakan akan turun menjadi 6,5% pada tahun 2025.
Pertumbuhan obligasi korporasi tetap kuat meskipun ada ketidakpastian global.
Penerbitan obligasi negara sangat bergantung pada kondisi defisit anggaran Indonesia.
Imbal hasil obligasi Indonesia diperkirakan akan turun menjadi 6,5% pada tahun 2025, dari posisi saat ini yang sekitar 7%. Handy Yunianto, kepala riset obligasi di Mandiri Sekuritas, menjelaskan bahwa penurunan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kemungkinan penurunan suku bunga Bank Indonesia dan suku bunga di Amerika Serikat. Meskipun ada ketidakpastian global, obligasi korporasi di Indonesia tetap tumbuh dengan baik, tercatat tumbuh 11,2% dalam beberapa tahun terakhir. Pada awal tahun 2025, penerbitan obligasi korporasi mencapai Rp20 triliun, meningkat 50% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Handy memperkirakan bahwa total penerbitan obligasi korporasi tahun ini bisa mencapai Rp160 triliun. Sementara itu, penerbitan obligasi negara akan tergantung pada kondisi defisit anggaran Indonesia, tetapi pemerintah masih memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran.

Analisis Ahli

Handy Yunianto
Mempertahankan proyeksi imbal hasil obligasi tenor 10 tahun di 6,5% dan menilai potensi penurunan BI rate serta Fed fund rate sebagai faktor utama menurunkan yield obligasi.