Bank Indonesia Pertahankan BI Rate 5,75% untuk Jaga Stabilitas Ekonomi 2025
Bisnis
Ekonomi Makro
19 Mar 2025
300 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Suku bunga acuan Bank Indonesia tetap pada 5,75% untuk menjaga inflasi dan stabilitas rupiah.
Kebijakan makroprudensial dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Bank Indonesia berkomitmen untuk memantau prospek ekonomi dan mempertimbangkan penurunan suku bunga di masa depan.
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI rate di angka 5,75% pada Maret 2025. Keputusan ini diambil untuk menjaga inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa suku bunga ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Selain itu, suku bunga Deposit Facility tetap di 5% dan suku bunga Lending Facility di 6,50%. BI akan terus memantau kondisi ekonomi dan mempertimbangkan kemungkinan penurunan suku bunga di masa depan. Kebijakan makroprudensial juga akan dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama dalam mendorong kredit pembayaran.
Analisis Ahli
Perry Warjiyo
Menekankan konsistensi kebijakan BI dalam menjaga inflasi serta stabilitas rupiah demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

