Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pencairan THR 1,5 Juta Aparatur Negara Mulai Dijalankan dengan Dana Rp9,36 Triliun

Finansial
Kebijakan Fiskal
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
18 Mar 2025
171 dibaca
1 menit
Pencairan THR 1,5 Juta Aparatur Negara Mulai Dijalankan dengan Dana Rp9,36 Triliun

Rangkuman 15 Detik

Pencairan THR untuk ASN, TNI, dan Polri dimulai pada 17 Maret 2025 dengan total dana Rp9,36 triliun.
Sri Mulyani Indrawati mengumumkan pencairan THR dan juga melakukan pembayaran THR untuk pensiunan.
Pencairan THR diharapkan dapat mempercepat aktivitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri dimulai pada 17 Maret 2025. Sebanyak 1,5 juta pegawai menerima THR dengan total dana sebesar Rp9,36 triliun. Rincian THR tersebut meliputi Rp5,11 triliun untuk PNS, Rp251,48 miliar untuk PPPK, Rp1,64 triliun untuk anggota POLRI, Rp2,02 triliun untuk prajurit TNI, dan Rp333,13 miliar untuk PPNPN. Hingga saat ini, 84% dari 8.852 satuan kerja (satker) telah menerima pembayaran THR. Selain itu, pembayaran THR untuk pensiunan juga telah dilakukan, dengan total Rp11,5 triliun untuk 3.558.716 pensiunan. Pembayaran ini dilakukan melalui PT TASPEN dan PT ASABRI. Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap THR ini dapat memberikan manfaat dan membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Analisis Ahli

Sri Mulyani Indrawati
Pencairan THR ini adalah langkah strategis untuk mendukung daya beli aparatur negara sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dalam kondisi global yang penuh tantangan.