TLDR
Penjualan ritel menunjukkan peningkatan kecil, tetapi konsumen tetap berhati-hati. Ketidakpastian kebijakan dan kondisi pasar saham mempengaruhi sentimen konsumen. Ada perbedaan pandangan antara Partai Republik dan Demokrat mengenai kondisi ekonomi saat ini. Pada bulan Februari, belanja konsumen di AS meningkat sedikit sebesar 0,2% setelah mengalami penurunan tajam sebesar 1,2% pada bulan Januari. Kenaikan ini terlihat di toko bahan makanan, toko peralatan rumah dan taman, serta pengecer online. Namun, penjualan menurun di dealer mobil, restoran, dan toko elektronik. Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang mulai lebih berhati-hati dalam berbelanja karena kekhawatiran tentang kondisi ekonomi yang tidak pasti.Survei dari Universitas Michigan menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen menurun untuk bulan ketiga berturut-turut, dengan penurunan lebih dari 20% sejak bulan Desember. Banyak responden mengungkapkan bahwa ketidakpastian kebijakan menjadi alasan utama untuk pandangan yang lebih pesimis tentang ekonomi. Meskipun ada perbedaan pandangan antara partai politik, kepercayaan Republik terhadap masa depan ekonomi juga turun sebesar 10%.