Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Emas Mencapai Rekor Baru Mendekati Rp 50.10 ribu ($3.000) Akibat Kebijakan Tarif Trump

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
14 Mar 2025
179 dibaca
1 menit
Harga Emas Mencapai Rekor Baru Mendekati Rp 50.10 ribu ($3.000) Akibat Kebijakan Tarif Trump

AI summary

Kenaikan harga emas dipicu oleh kebijakan tarif yang agresif dari Donald Trump.
Investasi dalam emas dan ETF meningkat sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar.
Proyeksi harga emas dari bank-bank besar menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut.
Harga emas mencapai rekor tertinggi, hampir menyentuh $3,000 per ons, karena kebijakan tarif agresif Presiden Donald Trump menimbulkan kekhawatiran tentang dampak terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini membuat investor lebih memilih emas sebagai aset aman, sementara pasar saham, seperti S&P 500, mengalami penurunan. Emas juga didorong oleh pembelian dari bank sentral dan aliran dana ke dalam dana yang didukung emas.Banyak analis percaya bahwa harga emas akan terus naik, dengan beberapa bank memprediksi harga bisa mencapai $3,500 per ons dalam waktu dekat. Saat ini, harga emas berada di sekitar $2,983.50 per ons, meningkat 14% tahun ini. Selain itu, saham perusahaan tambang emas di Australia juga mengalami kenaikan yang signifikan.

Experts Analysis

Yeap Jun Rong
Harga psikologis $3.000 semakin mendekat dan di tengah ketegangan tarif, emas dianggap sebagai aset aman yang menarik karena alternatif investasi menghilang.
Editorial Note
Situasi ini menunjukkan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat kebijakan perdagangan yang agresif, emas merupakan pilihan investasi yang strategis untuk melindungi nilai aset. Namun, kenaikan harga emas yang ekstrem juga bisa menandakan ketidakstabilan pasar yang lebih luas, sehingga investor harus berhati-hati dan tetap memantau perkembangan politik dan ekonomi global.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.