Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Emas Pecahkan Rekor Karena Ketegangan Tarif dan Data Inflasi Lemah di AS

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
14 Mar 2025
121 dibaca
1 menit
Emas Pecahkan Rekor Karena Ketegangan Tarif dan Data Inflasi Lemah di AS

AI summary

Kebijakan tarif agresif Trump mempengaruhi pasar keuangan dan harga emas.
Laporan inflasi yang stagnan dapat mendorong kebijakan moneter yang lebih longgar.
Proyeksi harga emas menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan di masa depan.
Harga emas mencapai rekor tertinggi baru, yaitu $2,989.98 per ons, karena kebijakan tarif agresif Presiden Donald Trump dan laporan inflasi yang lemah menimbulkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi AS. Data menunjukkan inflasi grosir stagnan, yang mendukung kemungkinan kebijakan moneter yang lebih longgar. Ketika biaya pinjaman lebih rendah, emas menjadi lebih menarik bagi investor karena tidak membayar bunga. Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat, dan banyak investor beralih ke obligasi sebagai aset yang lebih aman setelah pasar saham mengalami penurunan signifikan.Bank-bank semakin yakin bahwa kebijakan perdagangan Trump yang mengganggu, bersama dengan kekhawatiran lainnya, akan mendorong harga emas lebih tinggi. Beberapa bank, seperti Macquarie Group dan BNP Paribas, bahkan memprediksi harga emas bisa mencapai $3,500 per ons dalam waktu dekat. Sementara itu, harga perak dan logam lainnya seperti platinum dan paladium tetap stabil.

Experts Analysis

Macquarie Group
Melihat lonjakan harga emas ke $3,500 pada kuartal kedua sebagai respons terhadap ketidakpastian ekonomi dan kebijakan longgar AS.
BNP Paribas
Proyeksi harga emas rata-rata berada di atas $3,000 karena investor mengalihkan aset ke safe haven akibat kebijakan perdagangan yang disruptif.
Editorial Note
Kebijakan tarif yang agresif dari pemerintah AS memang memicu ketidakpastian ekonomi yang cukup besar, sehingga mendorong investor untuk berlindung ke emas. Dalam jangka panjang, kalau ketegangan dagang tidak mereda, harga emas berpotensi naik lebih tinggi sebagai indikator risiko pasar yang menanjak.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.