Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Krisis Gazprom: Dari Raksasa Gas Eropa Ke Pasar Domestik Yang Tertekan

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
13 Mar 2025
1122 dibaca
1 menit
Krisis Gazprom: Dari Raksasa Gas Eropa Ke Pasar Domestik Yang Tertekan

TLDR

Gazprom mengalami penurunan drastis akibat kehilangan pasar Eropa setelah sanksi internasional.
Perusahaan sedang mempertimbangkan pemecatan besar-besaran dan penjualan aset mewah.
Rusia berusaha untuk mengalihkan ekspor gas ke China, tetapi kapasitas pipa terbatas.
Gazprom, perusahaan gas negara Rusia, mengalami penurunan besar setelah kehilangan pasar Eropa akibat perang di Ukraina. CEO Gazprom, Alexei Miller, yang dulu optimis tentang masa depan perusahaan, kini mempertimbangkan untuk menjual gedung mewah di St. Petersburg dan memotong ribuan pekerjaan. Jumlah karyawan di unit ekspor Gazprom telah menyusut dari 600 menjadi hanya beberapa puluh orang, dan perusahaan mengalami kerugian besar, termasuk kerugian bersih sebesar $7 miliar pada tahun 2023.Meskipun Rusia berusaha untuk menjual gas ke China, kapasitas pipa yang ada tidak cukup untuk menggantikan pasar Eropa yang hilang. Banyak proyek gas ke China masih dalam tahap pembicaraan dan belum ada kesepakatan yang jelas. Para analis memperkirakan bahwa pendapatan ekspor gas Rusia bisa turun hingga 80% pada tahun 2030 dibandingkan dengan tahun 2022.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.