Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Emas Stabil karena Ketidakpastian Tarif dan Kekhawatiran Resesi AS

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
12 Mar 2025
83 dibaca
1 menit
Harga Emas Stabil karena Ketidakpastian Tarif dan Kekhawatiran Resesi AS

Rangkuman 15 Detik

Permintaan emas meningkat sebagai aset aman di tengah ketidakpastian politik.
Kebijakan tarif Donald Trump dapat mempengaruhi pasar keuangan dan harga emas.
Risiko geopolitik dan keputusan Federal Reserve sangat penting dalam menentukan arah pasar emas.
Emas stabil setelah permintaan sebagai aset aman meningkat, menyusul pernyataan Presiden Donald Trump tentang rencana tarif yang tidak menentu. Harga emas diperdagangkan sekitar Rp 48.68 juta ($2,915) per ounce, sementara pasar saham mengalami fluktuasi akibat komentar Trump yang meremehkan risiko resesi akibat tarif. Beberapa laporan ekonomi di AS menunjukkan tanda-tanda stagnasi, yang dapat memicu Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga beberapa kali tahun ini. Di sisi lain, pasar juga memperhatikan potensi pengurangan risiko geopolitik, setelah Ukraina menerima proposal AS untuk gencatan senjata selama 30 hari dengan Rusia. Meskipun harga emas tidak banyak berubah, investor tetap waspada terhadap laporan inflasi yang akan dirilis, yang bisa mempengaruhi kebijakan suku bunga Federal Reserve ke depan.

Analisis Ahli

Janet Yellen
Kebijakan moneter yang responsif terhadap data inflasi dan pertumbuhan akan menentukan stabilitas ekonomi dan pasar keuangan.
Mohamed El-Erian
Volatilitas pasar akan terus ada selama ada ketidakpastian politik dan ekonomi, sehingga safe haven seperti emas tetap diminati.