Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Bijih Besi Naik Tipis Setelah Penurunan Panjang, Tertekan Perang Dagang dan Produksi Baja

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
07 Mar 2025
272 dibaca
1 menit
Harga Bijih Besi Naik Tipis Setelah Penurunan Panjang, Tertekan Perang Dagang dan Produksi Baja

AI summary

Harga bijih besi mengalami kenaikan setelah sembilan sesi penurunan, tetapi tetap mengalami penurunan mingguan.
Produksi baja di China dipotong untuk mengatasi masalah kelebihan kapasitas, meskipun ada peningkatan output bulanan.
Beijing berkomitmen untuk memberikan stimulus ekonomi lebih lanjut untuk mendukung pertumbuhan di tengah ketegangan perdagangan.
Futures bijih besi di Dalian mengalami kenaikan setelah sembilan sesi penurunan berturut-turut, tetapi tetap mengalami penurunan mingguan. Kontrak bijih besi untuk bulan Mei naik 0,65% menjadi 777,5 yuan per ton, meskipun secara keseluruhan turun 3,12% minggu ini. Di sisi lain, harga bijih besi di Singapura juga sedikit naik, tetapi tetap mengalami penurunan 1,89% dalam minggu ini. Sentimen pasar komoditas meningkat karena upaya pemerintah China untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dengan lebih banyak stimulus fiskal.Namun, ada kekhawatiran tentang pemotongan produksi baja di China yang dapat meningkatkan pasokan bijih besi dan menekan harga. Meskipun ada rencana untuk mengurangi kapasitas industri baja, produksi baja harian di China justru meningkat. Selain itu, harga bahan baku lain seperti batubara kokas juga mengalami kenaikan. Di bursa berjangka Shanghai, harga baja bervariasi, dengan beberapa jenis mengalami kenaikan dan yang lainnya mengalami penurunan.

Experts Analysis

ANZ
Upaya Beijing untuk memasukkan stimulus fiskal menunjukkan optimisme mereka terhadap pemulihan ekonomi, tapi risiko dari perang dagang harus diperhatikan sebagai faktor penghambat utama.
Hexun Futures
Pemotongan produksi baja berpotensi meningkatkan pasokan bijih besi di pasar, menambah tekanan pada harga komoditas ini.
Editorial Note
Meskipun stimulus fiskal dari China bertujuan menstabilkan permintaan domestik, dampaknya bisa terbatas karena ketidakpastian global akibat perang dagang masih sangat tinggi. Pemotongan produksi baja dapat menyebabkan kelebihan pasokan bijih besi yang akan menekan harga lebih lanjut dalam jangka pendek.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.