Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dampak Tariff AS-China Terhadap Harga Bijih Besi dan Prospek Baja China

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
05 Mar 2025
49 dibaca
1 menit
Dampak Tariff AS-China Terhadap Harga Bijih Besi dan Prospek Baja China

AI summary

Tarif yang saling dikenakan antara AS dan Tiongkok mempengaruhi harga bijih besi.
Permintaan baja di Tiongkok diperkirakan akan meningkat pada bulan Maret.
Tiongkok mengambil langkah untuk merestrukturisasi sektor baja dengan memotong produksi.
Futures bijih besi mengalami penurunan pada hari Rabu karena adanya tarif yang saling dikenakan antara Amerika Serikat dan China, meskipun ada harapan permintaan baja di China akan meningkat. Kontrak bijih besi yang paling banyak diperdagangkan di Bursa Komoditas Dalian turun 0,7% menjadi 776 yuan per ton, sementara harga bijih besi di Bursa Singapura juga turun 1,07% menjadi $99,75 per ton. Ketegangan perdagangan meningkat setelah Presiden AS, Donald Trump, menggandakan tarif pada barang-barang China, yang memicu balasan dari Beijing.Meskipun ada kekhawatiran tentang tarif yang lebih tinggi, analis memperkirakan permintaan bijih besi di China akan meningkat pada bulan Maret, yang biasanya merupakan bulan dengan konsumsi baja yang tinggi. China juga berencana untuk merestrukturisasi sektor baja yang bermasalah dengan memotong produksi. Namun, harga beberapa bahan baku baja lainnya, seperti batubara kokas, juga mengalami penurunan.

Experts Analysis

ANZ Analysts
Sentimen pasar terpengaruh oleh potensi eskalasi tarif yang dapat membatasi perdagangan dan pasokan bahan baku penting seperti bijih besi dan baja.
Editorial Note
Ketegangan perdagangan ini jelas menciptakan volatilitas di pasar komoditas, terutama bijih besi yang sangat sensitif terhadap permintaan industri baja. Meskipun adanya tekanan dari tarif, langkah stimulus dan pengurangan produksi di sektor baja China menunjukkan adanya upaya seimbang antara mengelola pasokan dan menjaga permintaan agar harga tidak jatuh terlalu dalam.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.