Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Emas Melesat Karena Tarif Trump Picu Kekhawatiran Ekonomi Global

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
05 Mar 2025
15 dibaca
1 menit
Harga Emas Melesat Karena Tarif Trump Picu Kekhawatiran Ekonomi Global

AI summary

Kenaikan tarif oleh Trump telah meningkatkan permintaan untuk emas sebagai aset aman.
Perang dagang antara AS dan negara lain dapat memicu inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi global.
Kanada dan China merespons dengan memberlakukan tarif balasan terhadap barang-barang AS.
Harga emas tetap stabil mendekati rekor tertinggi setelah mengalami kenaikan lebih dari 2% dalam dua sesi sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh kebijakan tarif Presiden Donald Trump yang meningkatkan permintaan untuk aset aman seperti emas. Saat ini, harga emas berada di sekitar $2,913 per ons, hanya sekitar $40 di bawah puncak tertinggi yang dicapai minggu lalu. Trump menggandakan tarif terhadap China dan memberlakukan tarif 25% terhadap Kanada dan Meksiko, yang menyebabkan kekhawatiran bahwa perang dagang ini dapat memicu inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi global.Sebagai respons, Kanada dan China juga memberlakukan tarif balasan terhadap barang-barang AS. Kanada mengenakan tarif bertahap pada barang senilai $107 miliar, sementara China mengenakan tarif hingga 15% pada ekspor pertanian AS. Meskipun harga emas sedikit turun 0,2% menjadi $2,913.13 per ons, permintaan untuk emas sebagai penyimpan nilai tetap tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi.

Experts Analysis

Howard Lutnick
Ada kemungkinan peringanan tarif terhadap Kanada dan Meksiko untuk meredakan ketegangan, tetapi ketidakpastian tetap tinggi.
Analis JPMorgan
Sentimen pasar obligasi menunjukkan kekhawatiran yang luar biasa terhadap dampak negatif perang dagang terhadap ekonomi AS.
Editorial Note
Kebijakan tarif Presiden Trump sebenarnya memicu efek domino yang memperkuat posisi emas sebagai aset safe haven dalam ketidakpastian ekonomi. Namun, langkah ini cenderung merugikan ekonomi AS dalam jangka menengah karena tekanan inflasi dan gangguan perdagangan yang terus meningkat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.