AI summary
Kebijakan tarif Trump dapat mempengaruhi harga minyak global. Permintaan energi dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan kebijakan perdagangan. OPEC+ memiliki peran penting dalam mengatur pasokan minyak dan harga di pasar. Minyak mentah mengalami penurunan yang signifikan bulan ini karena ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump terhadap negara-negara mitra dagang utama. Harga minyak Brent berada di bawah $74 per barel, turun sekitar 4% bulan ini, sementara West Texas Intermediate mendekati $70. Trump berencana untuk memberlakukan tarif pada produk energi dari Kanada dan Meksiko, yang dapat meningkatkan biaya minyak. Namun, tarif yang lebih tinggi pada barang lainnya dapat mengurangi pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan konsumen, yang berdampak pada konsumsi energi.Kekhawatiran tentang kebijakan perdagangan AS dan data ekonomi yang buruk juga menyebabkan penurunan harga minyak. Meskipun ada kemungkinan ekspor minyak dari wilayah Kurdistan Irak akan dimulai kembali, OPEC+ diperkirakan akan menunda peningkatan produksi. Selain itu, Trump menyatakan bahwa negosiasi mengenai perang di Ukraina sedang berjalan, dan AS akan menjadi mitra utama dalam pengembangan sumber daya di Ukraina, termasuk minyak dan gas.
Kebijakan tarif yang agresif dari AS sangat berisiko merusak stabilitas pasar minyak dengan menaikkan biaya impor penting sembari melemahkan permintaan energi secara global. Jika ketegangan ini berlanjut, para pelaku pasar harus bersiap menghadapi volatilitas yang lebih tinggi dan penurunan investasi di sektor energi.