Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Emas Stabil Setelah Penurunan, Didukung Harapan Pemangkasan Suku Bunga AS

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (1y ago) investment-and-capital-markets (1y ago)
26 Feb 2025
20 dibaca
1 menit
Harga Emas Stabil Setelah Penurunan, Didukung Harapan Pemangkasan Suku Bunga AS

Rangkuman 15 Detik

Harga emas dipengaruhi oleh data ekonomi yang lemah dan harapan pemotongan suku bunga.
Ancaman tarif baru dari Donald Trump dapat meningkatkan permintaan untuk aset aman seperti emas.
Minat yang meningkat pada ETF emas menunjukkan potensi kenaikan harga emas di masa depan.
Harga emas diperdagangkan dalam kisaran sempit setelah mengalami penurunan 1,3% pada sesi sebelumnya, ketika para trader mengambil keuntungan dari kenaikan harga emas yang baru-baru ini mencapai rekor tertinggi. Saat ini, harga emas berada di sekitar Rp 48.66 ribu ($2.914) per ons, hanya sekitar Rp 668.00 ribu ($40) di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada hari Senin. Permintaan terhadap emas meningkat karena data ekonomi AS yang lemah, yang meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga segera, serta ancaman tarif dari Presiden Donald Trump yang membuat investor mencari aset aman. Selain itu, minat terhadap dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang didukung emas juga meningkat, dengan aliran masuk terbesar sejak 2022. Penurunan kepercayaan konsumen di AS dan data ekonomi yang mengecewakan lainnya mendorong trader untuk memperkirakan penurunan suku bunga tahun ini, yang biasanya menguntungkan emas karena tidak memberikan bunga. Para investor juga menunggu data inflasi yang akan dirilis pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang kebijakan moneter ke depan.

Analisis Ahli

Suki Cooper
Pembeli ETF dapat mendorong kenaikan harga emas berikutnya dan mampu mengimbangi tren teknikal yang lemah serta pasar fisik yang kurang kuat.