Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Turun Akibat Kekhawatiran Ekonomi dan Kebijakan Tarif AS

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
26 Feb 2025
43 dibaca
1 menit
Harga Minyak Turun Akibat Kekhawatiran Ekonomi dan Kebijakan Tarif AS

AI summary

Harga minyak mengalami penurunan akibat kekhawatiran terhadap permintaan energi.
Kebijakan perdagangan Trump berdampak negatif pada pasar energi.
Kondisi ekonomi global, terutama di China, sangat mempengaruhi harga minyak.
Minyak di New York stabil setelah harganya turun ke kisaran $60 per barel. Penurunan ini disebabkan oleh pandangan ekonomi yang memburuk, yang membuat investor ragu untuk berinvestasi di aset berisiko seperti minyak. Harga minyak West Texas Intermediate tetap di atas $69 per barel setelah turun lebih dari 2% pada hari Selasa, sementara Brent mendekati $73. Penurunan ini dipicu oleh laporan buruk tentang kepercayaan konsumen di AS, yang jatuh paling tajam sejak 2021, serta kekhawatiran tentang konsumsi yang lemah di China.Minyak telah turun hampir 5% bulan ini karena tindakan perdagangan yang diambil oleh Presiden AS, Donald Trump, yang membuat investor semakin cemas. Selain itu, ada juga masalah pasokan, termasuk kemungkinan pemulihan aliran pipa besar dari wilayah Kurdistan di Irak.

Experts Analysis

Fatih Birol
Ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan perdagangan adalah faktor utama yang menyebabkan volatilitas harga minyak saat ini.
Daniel Yergin
Pasokan dari wilayah-wilayah seperti Irak Kurdistan dapat menambah tekanan pada harga minyak yang sudah mengalami penurunan karena perlambatan permintaan.
Editorial Note
Penurunan harga minyak ini menunjukkan bahwa pasar energi sangat sensitif terhadap sentimen ekonomi dan kebijakan proteksionis. Jika ketegangan perdagangan dan pertumbuhan ekonomi negatif berlanjut, maka pengusaha dan investor harus bersiap menghadapi penurunan pendapatan dalam sektor energi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.