TLDR
Krisis harga telur disebabkan oleh wabah flu burung yang parah. Bakeries berusaha untuk mengatasi kenaikan harga dengan menaikkan harga dan mencari alternatif pengganti telur. Komunikasi yang jelas dengan pelanggan sangat penting saat menaikkan harga untuk menjaga dukungan mereka. Harga telur di Amerika Serikat sedang melonjak tinggi akibat wabah flu burung yang menyebabkan banyak ayam petelur mati. Scott Auslander, manajer Bread Furst, sebuah toko roti di Washington, DC, mengatakan bahwa mereka harus menaikkan harga menu yang menggunakan telur, seperti sandwich telur khas mereka, karena biaya telur lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Banyak toko roti lainnya juga mempertimbangkan untuk menaikkan harga atau mencari pengganti telur untuk mengatasi krisis ini.Perusahaan seperti Eat Just Inc. yang memproduksi produk pengganti telur berbasis tanaman juga melihat lonjakan permintaan. Mereka berusaha memenuhi permintaan ini meskipun harus mengeluarkan biaya lebih untuk produksi. Para pemilik toko roti menyadari bahwa menaikkan harga bisa membuat pelanggan marah, jadi mereka berencana untuk menjelaskan alasan kenaikan harga dengan baik agar pelanggan tetap mendukung usaha kecil mereka.