Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Saham Asia Menguat Meski Risiko Tarif Dan Inflasi Masih Membayangi

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
17 Feb 2025
1503 dibaca
1 menit
Pasar Saham Asia Menguat Meski Risiko Tarif Dan Inflasi Masih Membayangi

TLDR

Pertumbuhan ekonomi Jepang menunjukkan tanda-tanda positif.
Inflasi yang tinggi dapat mempengaruhi kebijakan suku bunga di AS.
Kebijakan tarif Trump berpotensi memicu ketegangan perdagangan global.
Pasar saham di Asia sebagian besar mengalami kenaikan pada hari Senin, dengan perhatian investor tertuju pada data ekonomi dan kebijakan dari Presiden Donald Trump yang dapat mempengaruhi keputusan bank sentral global. Di Jepang, indeks Nikkei 225 awalnya naik setelah laporan menunjukkan pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 2,8% pada kuartal terakhir tahun lalu, tetapi kemudian kembali turun dan stabil di angka 39.164,87. Sementara itu, pasar di Australia dan Korea Selatan menunjukkan pergerakan yang berbeda, dengan Australia mengalami penurunan dan Korea Selatan mengalami kenaikan.Di Wall Street, pasar saham Amerika Serikat juga menunjukkan pergerakan campuran, dengan S&P 500 sedikit turun setelah laporan laba yang beragam dari perusahaan besar. Inflasi yang lebih tinggi dari yang diperkirakan dapat mempengaruhi keputusan Federal Reserve untuk tidak menurunkan suku bunga. Meskipun ada kekhawatiran tentang perang dagang global akibat tarif yang diumumkan Trump, analis percaya bahwa negosiasi masih mungkin dilakukan sebelum tarif tersebut sepenuhnya diterapkan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.