Dampak Kenaikan Pajak Besar-Besaran, PHK Masif dan Kepercayaan Bisnis Merosot
Finansial
Kebijakan Fiskal
17 Feb 2025
7 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Perusahaan menghadapi tantangan besar dengan rencana pemotongan biaya dan peningkatan pajak.
Kepercayaan pengusaha menurun drastis, terutama di sektor ritel dan perhotelan.
Bisnis kecil merasa tertekan oleh beban pajak dan regulasi yang menghambat pertumbuhan mereka.
Banyak pekerja di Inggris menghadapi kemungkinan kehilangan pekerjaan yang tinggi karena perusahaan bersiap untuk mem-PHK karyawan menjelang kenaikan pajak yang besar. Sebuah survei menunjukkan bahwa seperempat bisnis berencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja, yang merupakan angka tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir, kecuali saat pandemi. Kenaikan pajak ini termasuk peningkatan kontribusi National Insurance dari 13,8% menjadi 15%, yang membuat banyak perusahaan merasa tidak percaya diri dan mengurangi perekrutan. Sektor ritel dan perhotelan diperkirakan akan terkena dampak paling parah.
Di sisi lain, sektor publik berharap perekrutan akan menjadi lebih mudah setelah kenaikan gaji yang didanai oleh pajak baru. Meskipun ada harapan di sektor publik, survei menunjukkan bahwa banyak bisnis kecil merasa pesimis tentang masa depan mereka, terutama di sektor perhotelan dan ritel. Mereka menganggap beban pajak sebagai hambatan utama untuk pertumbuhan. Beberapa pemilik bisnis kecil juga khawatir tentang undang-undang baru yang dapat menambah beban administrasi. Pemerintah berusaha untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi banyak pemilik bisnis merasa bahwa pengurangan beban pajak dan administrasi akan sangat membantu mereka.
Analisis Ahli
Peter Cheese
Perubahan biaya tenaga kerja memberi dampak negatif yang besar terhadap sentimen pengusaha yang belum pernah terjadi dalam satu dekade terakhir kecuali pandemi.Tina McKenzie
Ribetnya aturan dan beban pajak menjadi sebab utama menurunnya kepercayaan pelaku usaha kecil sedang mereka juga khawatir dengan RUU Hak Pegawai yang akan diterapkan.