AI summary
Perusahaan menghadapi tantangan besar dengan rencana pemotongan biaya dan peningkatan pajak. Kepercayaan pengusaha menurun drastis, terutama di sektor ritel dan perhotelan. Bisnis kecil merasa tertekan oleh beban pajak dan regulasi yang menghambat pertumbuhan mereka. Banyak pekerja di Inggris menghadapi kemungkinan kehilangan pekerjaan yang tinggi karena perusahaan bersiap untuk mem-PHK karyawan menjelang kenaikan pajak yang besar. Sebuah survei menunjukkan bahwa seperempat bisnis berencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja, yang merupakan angka tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir, kecuali saat pandemi. Kenaikan pajak ini termasuk peningkatan kontribusi National Insurance dari 13,8% menjadi 15%, yang membuat banyak perusahaan merasa tidak percaya diri dan mengurangi perekrutan. Sektor ritel dan perhotelan diperkirakan akan terkena dampak paling parah.Di sisi lain, sektor publik berharap perekrutan akan menjadi lebih mudah setelah kenaikan gaji yang didanai oleh pajak baru. Meskipun ada harapan di sektor publik, survei menunjukkan bahwa banyak bisnis kecil merasa pesimis tentang masa depan mereka, terutama di sektor perhotelan dan ritel. Mereka menganggap beban pajak sebagai hambatan utama untuk pertumbuhan. Beberapa pemilik bisnis kecil juga khawatir tentang undang-undang baru yang dapat menambah beban administrasi. Pemerintah berusaha untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi banyak pemilik bisnis merasa bahwa pengurangan beban pajak dan administrasi akan sangat membantu mereka.
Kenaikan pajak yang signifikan ini memberikan tekanan berat pada pengusaha terutama usaha kecil dan menengah yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian. Sementara pemerintah berharap pendanaan untuk sektor publik, kebijakan ini justru melemahkan daya saing sektor swasta yang pada akhirnya bisa memperlambat keseluruhan pertumbuhan ekonomi Inggris.