Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bisnis Inggris Pangkas Tenaga Kerja Saat Stagflasi dan Pajak Naik Tajam

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
21 Feb 2025
65 dibaca
1 menit
Bisnis Inggris Pangkas Tenaga Kerja Saat Stagflasi dan Pajak Naik Tajam

Rangkuman 15 Detik

Peningkatan pemotongan pekerjaan menunjukkan tantangan serius bagi pasar tenaga kerja di Inggris.
Kenaikan pajak gaji dan upah minimum dapat memperburuk kondisi ekonomi yang stagnan.
Kepercayaan konsumen yang rendah dapat menghambat pemulihan ekonomi di masa depan.
Bisnis di Inggris mengalami peningkatan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada bulan Februari, menurut survei yang penting. Indeks manajer pembelian (PMI) menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi hampir tidak berubah, dengan angka 50,5, yang sedikit lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Namun, banyak perusahaan menghadapi tekanan harga yang meningkat dan penurunan permintaan, terutama dari luar negeri. Mereka bersiap menghadapi kenaikan besar dalam pajak gaji dan upah minimum yang akan datang, yang dapat mempengaruhi rencana pertumbuhan pemerintah. Meskipun ada tanda-tanda pemulihan pekerjaan di bulan Januari, banyak perusahaan masih ragu untuk memecat karyawan karena khawatir sulit untuk merekrut kembali di masa depan. Indikator lain menunjukkan bahwa ekonomi Inggris masih berjuang, dengan kepercayaan konsumen yang rendah dan penjualan ritel yang stagnan. Pemerintah berharap bahwa rencana investasi dalam perumahan dan infrastruktur dapat membantu meningkatkan ekonomi secara keseluruhan.

Analisis Ahli

Chris Williamson
Lingkungan stagflasi saat ini akan menjadi dilema serius bagi Bank of England karena adanya stagnasi di sisi pertumbuhan dan tekanan harga yang meningkat.
Niraj Shah
Meski ekonomi melemah, Bank of England kemungkinan akan tetap melanjutkan pemangkasan suku bunga secara bertahap untuk mendukung ekonomi.