Peringatan Akses Ilegal Data Pegawai Pemerintah oleh Kelompok DOGE yang Mengancam Privasi
Teknologi
Keamanan Siber
08 Feb 2025
86 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
DOGE diduga telah menyusup ke lembaga pemerintah dan mengakses data sensitif.
ACLU berupaya untuk mengungkap pelanggaran privasi yang dilakukan oleh DOGE.
Penggunaan teknologi AI dalam pemerintah harus mematuhi undang-undang privasi yang ketat.
Sejumlah anggota DOGE telah berhasil masuk dan mengendalikan beberapa lembaga federal yang mengelola data pegawai pemerintah, termasuk informasi sensitif tentang hampir 2 juta pegawai. Tindakan ini bisa melanggar hukum federal, seperti Undang-Undang Privasi dan Undang-Undang Modernisasi Keamanan Informasi Federal, yang melarang akses dan penggunaan data pegawai tanpa izin. ACLU, sebuah organisasi yang membela hak sipil, mengungkapkan bahwa DOGE memiliki akses ke sistem yang mengelola pembayaran federal, termasuk informasi tentang tunjangan Jaminan Sosial dan gaji pegawai, yang dapat membahayakan banyak orang.
ACLU juga mengajukan permintaan informasi untuk mengetahui lebih lanjut tentang rencana DOGE dalam menggunakan alat kecerdasan buatan di pemerintah dan bagaimana mereka akan mematuhi hukum yang melindungi informasi sensitif. Mereka menekankan bahwa akses dan penyalahgunaan informasi ini dapat merugikan banyak orang, termasuk penerima Jaminan Sosial dan usaha kecil. ACLU meminta agar Kongres memastikan bahwa tindakan presiden tidak melanggar hukum dan melindungi privasi warga negara.
Analisis Ahli
Nathan Freed Wessler
Mengungkapkan kekhawatiran serius tentang pelanggaran privasi dan potensi penyalahgunaan data yang berdampak luas terhadap rakyat Amerika.Cody Venzke
Menegaskan pentingnya peran Kongres dalam mengawal hukum dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan yang dapat merugikan program sosial dan finansial.


