Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kontroversi DOGE: Penggabungan Data Sensitif yang Ancaman Privasi dan Keamanan

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (11mo ago) cyber-security (11mo ago)
19 Apr 2025
241 dibaca
1 menit
Kontroversi DOGE: Penggabungan Data Sensitif yang Ancaman Privasi dan Keamanan

Rangkuman 15 Detik

DOGE dituduh mengumpulkan data pribadi secara besar-besaran dari berbagai lembaga pemerintah.
Penggabungan data dapat menimbulkan risiko keamanan siber dan pelanggaran privasi.
Ada kekhawatiran bahwa basis data yang digabungkan dapat digunakan untuk pengawasan massal.
Rep. Gerald Connolly (D-VA) meminta penyelidikan terhadap DOGE, entitas pemerintah yang didirikan oleh Elon Musk, yang diduga sedang membangun database master lintas-agensi yang berisi informasi pribadi sensitif. Wired mendukung tuduhan Connolly, merinci upaya DOGE untuk menggabungkan database ini ke dalam Departemen Keamanan Dalam Negeri. Connolly mengutip kesaksian dari whistleblower SSA yang menyaksikan insinyur DOGE mengakses sistem IT agensi dengan laptop yang memiliki akses ke berbagai sistem agensi. Connolly memperingatkan bahwa database semacam itu tidak hanya mengancam keamanan siber pemerintah tetapi juga sangat mungkin melanggar beberapa undang-undang privasi. John Davisson dari Electronic Privacy Information Center menyatakan bahwa penggabungan data ini membangun senjata yang dapat digunakan dalam berbagai cara. Connolly menekankan bahwa upaya reformasi sistem saat ini harus dilakukan dengan sangat sensitif terhadap privasi dan keamanan, serta pembayaran Jaminan Sosial yang diandalkan oleh jutaan orang.

Analisis Ahli

John Davisson
Penggabungan data secara besar-besaran seperti ini sesungguhnya membangun sebuah 'senjata' yang bisa dimanfaatkan oleh banyak pihak secara berbahaya, dan hal ini merupakan pelanggaran terhadap prinsip dasar Privacy Act.