Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dampak Tarif Trump Memicu Volatilitas Pasar Saham dan Mata Uang Global

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
04 Feb 2025
169 dibaca
1 menit
Dampak Tarif Trump Memicu Volatilitas Pasar Saham dan Mata Uang Global

AI summary

Di Wall Street, para pedagang sedang menghadapi ketidakpastian akibat negosiasi tarif yang dilakukan oleh Presiden Donald Trump. Setelah Trump setuju untuk menunda tarif 25% terhadap Meksiko selama sebulan, pasar saham mengalami penurunan, dengan indeks S&P 500 turun sekitar 0,7%. Para analis memperkirakan bahwa tarif ini mungkin tidak akan bertahan lama, tetapi tetap menimbulkan kekhawatiran tentang dampaknya terhadap rantai pasokan dan harga barang di Amerika Utara.Tarif yang dikenakan pada Meksiko, Kanada, dan China dianggap sebagai langkah perlindungan terbesar oleh presiden AS dalam hampir satu abad. Beberapa analis memperingatkan bahwa jika tarif ini berlanjut, bisa ada penurunan nilai saham S&P 500 hingga 5% dalam beberapa bulan ke depan. Meskipun ada kekhawatiran di kalangan investor, beberapa investor ritel tetap optimis dan berinvestasi besar-besaran di pasar saham, percaya bahwa dampak negatif dari tarif tidak akan seburuk yang diperkirakan.

Experts Analysis

Neil Dutta
Tarif mewakili kejutan pasokan negatif; pertumbuhan melemah dan inflasi menguat, sehingga obligasi menjadi instrumen investasi yang tepat saat ini.
Emily Roland dan Matt Miskin
Penguatan dolar AS dapat menjadi pelindung terhadap risiko tarif karena memperkecil biaya pembelian barang impor dan mencerminkan kondisi pasar yang lebih aman.
Matthew Hornbach
Kekhawatiran investor terhadap pertumbuhan global akan meningkat seiring berlanjutnya tarif, kemungkinan mendorong kenaikan dolar AS yang lebih tahan lama dari imbal hasil Treasury.
Keith Lerner dan Michael Skordeles
Meskipun tren utama pasar masih naik, perkembangan tarif ini menimbulkan risiko gangguan yang berpotensi merusak momentum pasar.
Yung-Yu Ma
Pendekatan hati-hati dianjurkan karena gangguan dari tarif baru akan semakin nyata, dan ini baru babak pertama dari perang dagang yang mungkin lebih serius.
Chris Low
Dampak inflasi dari tarif sulit diprediksi, namun ketidakpastian yang ada kemungkinan membuat The Fed menunda kenaikan suku bunga lebih lanjut sambil memantau kondisi ekonomi.
Editorial Note
Tarif yang diberlakukan sebagai alat negosiasi ternyata menimbulkan dampak riil yang merugikan kepercayaan pasar dan memperburuk ketidakseimbangan rantai pasok. Investor harus lebih waspada dan mengantisipasi volatilitas jangka panjang karena ketidakpastian yang belum akan segera mereda.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.