Courtesy of YahooFinance
Menurut survei Gallup terbaru, banyak orang Amerika merasa optimis tentang ekonomi dan pasar saham AS. Sekitar 53% responden percaya bahwa ekonomi akan tumbuh dalam enam bulan ke depan, dan 61% memprediksi bahwa harga saham akan naik. Ini adalah tingkat optimisme tertinggi yang tercatat dalam survei Gallup sejak 2005 dan 2001, masing-masing. Meskipun 52% responden mengharapkan inflasi akan meningkat, ada juga 33% yang berharap inflasi akan turun, yang merupakan angka tertinggi yang pernah ada.
Para ekonom dan pembuat kebijakan di Federal Reserve juga memiliki pandangan positif tentang ekonomi, dengan proyeksi pertumbuhan sekitar 2.1% untuk tahun ini. Namun, ada perbedaan pendapat di antara orang-orang mengenai lapangan kerja, di mana 38% percaya tingkat pengangguran akan meningkat, sementara 38% lainnya berpikir sebaliknya. Secara keseluruhan, optimisme ini lebih kuat di kalangan pemilih Partai Republik dibandingkan dengan Partai Demokrat, di mana 78% pemilih Republik merasa ekonomi akan membaik, sementara hanya 21% pemilih Demokrat yang berpikir demikian.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditunjukkan oleh survei Gallup tentang pandangan masyarakat Amerika terhadap ekonomi?A
Survei Gallup menunjukkan bahwa masyarakat Amerika lebih optimis terhadap ekonomi dan pasar saham dibandingkan dekade sebelumnya.Q
Berapa persen orang Amerika yang memprediksi pertumbuhan ekonomi dalam enam bulan ke depan?A
Sekitar 53% orang Amerika memprediksi bahwa ekonomi AS akan tumbuh dalam enam bulan ke depan.Q
Apa yang diharapkan oleh para pembuat kebijakan Federal Reserve mengenai inflasi?A
Para pembuat kebijakan Federal Reserve berharap inflasi akan turun menjadi 2,5% tahun ini.Q
Bagaimana pandangan optimisme ekonomi berbeda antara Partai Republik dan Demokrat?A
Hanya 21% Demokrat yang merasa ekonomi akan membaik, sementara 78% Republik memiliki pandangan optimis.Q
Apa yang menjadi faktor pendorong utama optimisme masyarakat terhadap ekonomi saat ini?A
Optimisme masyarakat dipicu oleh harapan tinggi terhadap prospek ekonomi di bawah kepemimpinan presiden Republik.