Microsoft, Meta, dan IBM melaporkan pertumbuhan yang baik dalam bisnis kecerdasan buatan (AI) mereka pada akhir tahun 2024. Microsoft dan Meta berencana untuk menginvestasikan hampir $150 miliar dalam infrastruktur AI pada tahun fiskal 2025. Meskipun ada kekhawatiran di pasar tentang model AI efisien dari perusahaan China, DeepSeek, para eksekutif dari Microsoft dan Meta tetap optimis bahwa perkembangan ini akan menguntungkan bisnis mereka. Meta melaporkan bahwa pengguna aktif bulanan AI mereka mencapai 700 juta, sementara Microsoft mencatat pendapatan AI mencapai $13 miliar.Para pemimpin perusahaan ini berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam AI meskipun ada keraguan di pasar. Microsoft memperkirakan akan menghabiskan $80 miliar untuk infrastruktur AI, dan Meta juga berencana untuk menginvestasikan sekitar $65 miliar. Mereka percaya bahwa investasi besar ini akan memberikan keuntungan strategis di masa depan. Meskipun DeepSeek menunjukkan efisiensi yang mengesankan, para eksekutif merasa bahwa inovasi tersebut justru akan mendorong permintaan lebih lanjut untuk aplikasi AI dan layanan cloud yang mereka tawarkan.
Dukungan tanpa henti dari Microsoft dan Meta menunjukkan bahwa mereka memahami investasi besar dalam AI bukan hanya soal teknologi, tapi juga perang strategis dominasi pasar digital ke depan. Inovasi efisiensi dari DeepSeek memang mengguncang pasar, namun justru akan memaksa pembaruan yang lebih cepat dan kompetitif dalam ekosistem AI global.