Raksasa Teknologi Siapkan Belanja Besar untuk AI, Investor Masih Ragu
Teknologi
Kecerdasan Buatan
06 Feb 2025
31 dibaca
1 menit
Meta, Microsoft, dan Google (Alphabet) berencana menghabiskan total Rp 3.81 quadriliun ($228 miliar) untuk investasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2025, meningkat 55% dari Rp 2.50 quadriliun ($150 miliar) yang mereka habiskan pada tahun 2024. Meskipun perusahaan-perusahaan teknologi besar ini yakin bahwa pengeluaran tersebut akan menguntungkan di masa depan, para investor merasa ragu karena belum jelas kapan keuntungan tersebut akan terlihat. Misalnya, startup asal China, DeepSeek, meluncurkan model AI yang lebih murah dan bersaing dengan OpenAI, yang membuat investor mempertanyakan pengeluaran besar perusahaan-perusahaan teknologi untuk AI.
Meta mengumumkan bahwa mereka akan menghabiskan antara Rp 1.00 quadriliun ($60 miliar) hingga Rp 1.09 quadriliun ($65 miliar) pada tahun 2025, jauh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Sementara itu, Google memperkirakan pengeluaran mereka mencapai Rp 1.25 quadriliun ($75 miliar) , dan Microsoft sudah menghabiskan Rp 701.40 triliun ($42 miliar) dari total Rp 1.34 quadriliun ($80 miliar) yang direncanakan untuk tahun ini. Meskipun ada kekhawatiran dari investor mengenai pengembalian investasi AI, beberapa analis tetap optimis bahwa pengeluaran ini akan mendukung pertumbuhan di masa depan.
Analisis Ahli
Doug Anmuth
Return investasi AI Meta lebih terlihat di bisnis iklan intinya dibandingkan Google.Anat Ashkenazi
Segmen Cloud Google menghasilkan miliaran dolar dari infrastruktur AI dan solusi generatif AI dengan permintaan yang melebihi kapasitas.