Sekelompok peneliti dari Universitas California, Berkeley, mengklaim telah berhasil menciptakan teknologi inti di balik AI DeepSeek dengan biaya sekitar $30. Mereka memperkenalkan model AI yang lebih kecil bernama "TinyZero" yang dapat melakukan fungsi serupa dengan model DeepSeek yang lebih besar, R1. Meskipun TinyZero tidak sekuat model DeepSeek yang memiliki 671 miliar parameter, peneliti Jiayi Pan mengatakan bahwa TinyZero mampu menangkap perilaku dasar dari model R1-Zero. Metode yang digunakan adalah pembelajaran penguatan, di mana AI belajar dari kesalahan dan memperbaiki jawabannya seiring waktu.Penemuan ini mengejutkan banyak orang karena menunjukkan bahwa inovasi AI canggih tidak selalu memerlukan anggaran besar. Meskipun ada skeptisisme tentang klaim biaya rendah dari DeepSeek, proyek TinyZero menunjukkan bahwa pengembangan AI yang efisien dan terjangkau mungkin bisa dilakukan oleh individu atau startup kecil. Hal ini membuka diskusi tentang masa depan AI dan bagaimana perusahaan besar seperti OpenAI dan Google mungkin perlu mempertimbangkan kembali pengeluaran mereka jika pengembang sumber terbuka dapat menciptakan teknologi serupa dengan biaya yang jauh lebih rendah.