DeepSeek dan Masa Depan AI Murah yang Membuat Model AI Jadi Komoditas
Teknologi
Kecerdasan Buatan
29 Jan 2025
105 dibaca
1 menit

Pengumuman terbaru dari DeepSeek membuat saham NVIDIA anjlok, mengurangi nilai pasar mereka sebesar Rp 10.02 quadriliun ($600 miliar) . Hal ini terjadi karena dua alasan utama: pertama, biaya pelatihan AI semakin murah, dan kedua, model AI kini dapat melatih diri mereka sendiri tanpa perlu umpan balik manusia. DeepSeek-R1-Zero adalah model AI besar pertama yang dilatih sepenuhnya dengan pembelajaran penguatan, yang memungkinkan AI untuk meningkatkan kemampuannya secara mandiri. Biaya pelatihan model DeepSeek-V3 hanya Rp 93.12 miliar ($5,576 juta) , jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya pelatihan GPT-4 yang mencapai Rp 1.67 triliun ($100 juta) .
Dengan semakin murahnya biaya pelatihan AI, model-model ini menjadi komoditas yang dapat diakses oleh banyak orang. DeepSeek menunjukkan bahwa AI berkualitas tinggi dapat dibangun dengan biaya rendah, sehingga menghilangkan hambatan untuk masuk ke pasar. Ini berarti lebih banyak proses dan layanan akan menggunakan AI, yang sangat menguntungkan bagi pengguna dan bisnis. Namun, tantangan yang dihadapi sekarang adalah bagaimana mengatur industri ini ketika batasan untuk masuk ke dalamnya semakin hilang.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Biaya pelatihan yang semakin turun adalah peluang besar untuk democratize AI, tapi mengharuskan kita berpikir ulang bagaimana kapasitas dan keamanan data dilindungi.Yoshua Bengio
Reinforcement learning yang otonom seperti DeepSeek menunjukkan bahwa batasan konseptual AI semakin kabur, membuka ruang besar untuk inovasi tanpa hambatan besar.

