Pasar saham Asia mengalami penurunan pada hari Jumat karena kekhawatiran tentang dampak teknologi AI, khususnya dari perusahaan DeepSeek, yang mempengaruhi produsen chip di Korea Selatan seperti SK Hynix dan Samsung Electronics. Meskipun pasar di China, Hong Kong, dan Taiwan tetap tutup, saham-saham teknologi besar di AS seperti Apple menunjukkan hasil yang baik, yang membantu meningkatkan saham mereka. Namun, investor tetap waspada setelah penjualan saham terkait AI sebelumnya, dan ada harapan untuk perbaikan di masa depan.Sementara itu, harga emas dan minyak mengalami kenaikan, dan dolar AS menunjukkan performa yang baik meskipun ada ketidakpastian terkait tarif yang mungkin diterapkan oleh Presiden Trump terhadap impor dari Meksiko dan Kanada. Di Jepang, pasar obligasi juga mengalami penurunan menjelang pernyataan dari Gubernur Bank of Japan. Secara keseluruhan, meskipun ada penurunan di pasar saham, ada beberapa tanda positif dari hasil perusahaan teknologi dan pergerakan harga komoditas.
Dampak geopolitik dan teknologi sangat terlihat dalam pergerakan saham saat ini, menandakan bahwa investor mulai lebih berhati-hati terhadap hype AI sementara tetap optimis terhadap potensi jangka panjangnya. Penurunan keuntungan Samsung di sektor semikonduktor menunjukkan risiko besar terkait eksposur pasar China dan persaingan global yang semakin ketat.