Pasar Saham Asia Terkoreksi karena Kekhawatiran Teknologi AI dan Tarik Tarik Tarif
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
31 Jan 2025
292 dibaca
1 menit
Pasar saham Asia mengalami penurunan pada hari Jumat karena kekhawatiran tentang dampak teknologi AI, khususnya dari perusahaan DeepSeek, yang mempengaruhi produsen chip di Korea Selatan seperti SK Hynix dan Samsung Electronics. Meskipun pasar di China, Hong Kong, dan Taiwan tutup, saham-saham teknologi besar di AS, seperti Apple dan Intel, menunjukkan hasil yang baik, yang membantu meningkatkan pasar saham di Australia dan AS. Namun, saham Nvidia tetap dalam tren penurunan setelah penjualan besar-besaran di sektor AI.
Di sisi lain, inflasi di AS diperkirakan masih tinggi, dan ini menambah ketidakpastian di pasar. Sementara itu, harga emas dan minyak mengalami kenaikan, dan nilai tukar dolar AS menunjukkan tren positif. Meskipun ada penurunan di pasar teknologi, secara keseluruhan, pasar Asia masih dalam jalur untuk mencatat kenaikan bulanan pertama dalam empat bulan terakhir, seiring meredanya kekhawatiran tentang tarif yang dikenakan oleh Presiden Trump terhadap China.
Analisis Ahli
Gareth Nicholson
Akan ada lebih banyak rotasi dalam perdagangan AI sehingga meskipun terjadi koreksi, saya tetap bullish dengan momentum yang lebih kuat ke depan.SK Kim
Kinerja Samsung yang melemah terutama berasal dari divisi semikonduktor yang memiliki eksposur tinggi ke pasar China, termasuk pasokan chip AI kepada pelanggan China.Carol Schleif
Inflasi yang masih tinggi di atas target Fed, bersama ketidakpastian terkait teknologi besar, AI, dan Fed, membuat pasar sangat jittery.