Tarif AS dan Hasil Nvidia Bikin Pasar Global Bergolak, Persaingan AI Makin Ketat
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
27 Feb 2025
137 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tarif baru yang diumumkan oleh Trump dapat mempengaruhi hubungan perdagangan AS dengan negara lain.
Hasil kuartalan Nvidia yang mengecewakan menunjukkan tantangan yang dihadapi industri teknologi saat ini.
Inovasi dari perusahaan seperti DeepSeek dapat mengubah lanskap kompetisi dalam industri AI.
Pasar saham Asia mengalami penurunan pada hari Kamis setelah pengumuman tarif terbaru dari Presiden AS Donald Trump dan hasil laporan keuangan dari Nvidia Corp. yang tidak memuaskan. Saham di China dan Hong Kong turun, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS sedikit naik. Trump mengumumkan tarif 25% untuk Uni Eropa dan tarif baru untuk Meksiko dan Kanada yang akan mulai berlaku pada 2 April. Banyak investor merasa bingung dengan pernyataan Trump yang terkadang bertentangan, dan hasil Nvidia yang tidak sesuai harapan membuat pasar saham AS kekurangan dorongan untuk naik.
Di sisi lain, yen Jepang stabil setelah pejabat tinggi Jepang menyatakan dukungan terhadap ekspektasi kenaikan suku bunga. Sementara itu, saham Nissan mendapatkan respons positif setelah ada kemungkinan perubahan kepemimpinan, dan Toyota menunjukkan tanda-tanda perbaikan meskipun penjualannya di luar negeri stagnan. Di pasar komoditas, harga minyak stabil, sementara harga emas mengalami penurunan. Bitcoin juga mengalami kenaikan setelah sempat turun.
Analisis Ahli
Charu Chanana
Nvidia tidak memberikan dorongan pasar yang berkelanjutan karena hasilnya hanya cukup baik, bukan luar biasa, sehingga pasar kemungkinan bergeser ke pasar lain seperti China dan Eropa.Marvin Loh
Pernyataan yang kontradiktif soal tarif membuat investor bingung dan tetap waspada terhadap kemungkinan penundaan atau pelunakan kebijakan tarif.Edward Chan
Kemunculan DeepSeek menunjukkan bahwa AI China semakin kompetitif, memungkinkan perusahaan teknologi China mengembangkan aplikasi AI dengan biaya lebih rendah yang berpotensi menggeser dominasi Nvidia.