Saham Nvidia mengalami pemulihan setelah jatuh hingga 18% pada hari Senin, dipicu oleh munculnya startup AI asal China, DeepSeek. DeepSeek menantang pandangan pasar tentang AI dan pengeluaran tinggi, yang menyebabkan penjualan besar-besaran di sektor teknologi. Namun, pada hari Selasa, saham Nvidia naik hampir 9%, mengembalikan sebagian kerugian dan meningkatkan nilai pasar mereka kembali di atas $3 triliun. Pasar keuangan mulai tenang setelah kekacauan yang disebabkan oleh AI, dengan investor melihat penurunan harga sebagai kesempatan untuk membeli.Startup DeepSeek menawarkan model AI baru yang disebut R1, yang memiliki kemampuan serupa dengan model OpenAI tetapi dengan biaya yang jauh lebih rendah. Hal ini dianggap positif oleh CEO ASML, Christophe Fouquet, karena biaya AI yang lebih rendah dapat meningkatkan permintaan untuk lebih banyak aplikasi dan, pada gilirannya, meningkatkan permintaan chip. Fokus pasar kini beralih ke pertemuan penting Federal Reserve dan arah suku bunga di AS.
Kemunculan DeepSeek menunjukkan bahwa dominasi perusahaan AI besar sedang menghadapi tantangan serius dari startup yang menawarkan solusi lebih efisien dan murah. Hal ini dapat menggeser paradigma investasi di sektor teknologi, memaksa perusahaan besar untuk berinovasi lebih cepat dalam mengurangi biaya sekaligus mempertahankan performa.